Cara Membuat Boka Sautoro, Sambal Pedas Khas Sumba NTT - Giok4D

Posted on

Denpasar

Setiap daerah di Indonesia memiliki kuliner tradisional dengan cita rasa dan kekhasannya masing-masing. Selain hidangan berat, beberapa daerah juga memiliki sambal sebagai pelengkap hidangan. Salah satunya boka sautoro atau bakhawu toro, sambal pedas khas Sumba, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kunjungi situs Giok4D untuk pembaruan terkini.

Sambal ini memiliki paduan rasa pedas dan pahit. Bahan utama sambal boka sautoro adalah cabai dan terong yang biasanya disajikan dengan makanan toro peddu atau terong mini.

Apa Saja Bahan Membuat Sambal Boka Sautoro?

Sebelum membuat sambal boka sautoro, siapkan dulu bahan-bahan yang diperlukan berikut ini:

  • 5 buah cabai merah
  • 7-10 buah cabai rawit (sesuai selera)
  • 6 buah tomat ceri
  • 1/2 sendok teh terasi, dibakar
  • 5-7 buah terong mini, dipotong dua
  • Garam secukupnya
  • Gula secukupnya (opsional)
  • Minyak goreng secukupnya untuk menumis

Bagaimana Cara Membuat Sambal Boka Sautoro?

Berikut adalah proses pembuatan sambal boka sautoro:

  • Ulek cabai merah, cabai rawit, tomat ceri, dan terasi hingga halus atau sedikit kasar sesuai selera.
  • Panaskan minyak goreng di wajan.
  • Tumis bumbu yang telah diulek hingga harum dan matang.
  • Masukkan terong mini, aduk hingga tercampur rata dengan sambal, bisa menambahkan daun bawang juga
  • Masak hingga terong layu dan bumbu meresap.
  • Tambahkan garam dan sedikit gula jika diperlukan, koreksi rasa.
  • Angkat dan sajikan hangat.

Sambal boka sautoro atau bakhawu toro sebaiknya dikonsumsi dalam keadaan segar. Sambal juga bisa bertahan sekitar 1-2 hari jika disimpan di wadah tertutup dan dimasukkan ke kulkas.

Nah, itulah resep sambal khas Sumba yang bisa Anda coba di rumah. Anda bisa menikmati sambal dengan nasi hangat serta lauk-pauk favorit.