Denpasar –
Seorang remaja perempuan bernama Sakinah (15) digigit ular kobra saat membuka paket belanja online. Akibatnya, perempuan asal Desa Kepuh, Kecamatan Nguter, Sukoharjo, Jawa Tengah, itu harus dirawat beberapa hari hingga menjalani operasi dan diberi 12 antibisa di RSUD Ir Soekarno Sukoharjo.
Kakak korban, Devia Khaerunnisa, menuturkan adiknya digigit ular setelah membongkar paket berisi karpet pada Senin (26/1). Devia menduga ular tersebut berada di dalam paket tersebut.
“Paket datang sekitar jam 16.00-17.00 WIB, isinya karpet. Posisinya, paket karpet itu seperti ada celah pada bagian atas, seperti terbuka sedikit. Logika kami, itu tidak mungkin di gudang ekspedisi ularnya masuk,” kata Devia seperti dikutip dari, Sabtu (31/1/2026).
Baca info selengkapnya hanya di Giok4D.
Sakinah sempat membereskan sampah plastik setelah membongkar paket tersebut. Tak disangka, ular kobra kecil yang bersembunyi di tumpukan bekas plastik paket itu lantas menggigit Sakinah.
“Digigit di lengan siku kiri. (Sakinah) kesakitan, perih, panas, selayaknya digigit ular berbisa. Dia teriak kesakitan,” imbuh Devia.
Saat ini, kondisi Sakinah sudah membaik dan diizinkan pulang ke rumah. Devia menyebut adiknya sempat diberikan 12 antibisa selama dirawat dan menjalani operasi di rumah sakit.
“Di rumah sakit dikasih antibisa, awalnya dua. Setelah lima hari perawatan, total sudah habis 12 antibisa. Sepat dioperasi bedah kecil untuk membuang sisa racun, biar tidak menyebar lagi,” imbuhnya.
Kesalahan dalam Penanganan Pertama
Ketua Exalos Indonesia, Janu Wahyu Widodo, menyebut ada kesalahan dalam penanganan pertama sehingga Sakinah harus dioperasi seusai digigit kobra. Ia menyebut korban sempat dipijat tetangganya hingga darah keluar, dan menggunakan air panas. Kemudian tangan korban juga diikat pada bagian siku.
“Penyebab korban ini menjadi parah hingga harus operasi dan menghabiskan 12 ampul antibisa adalah karena kesalahan awal dalam penanganan gigitan,” kata Janu, Sabtu.
Janu menduga ular tersebut menyelinap saat korban membuka paket, bukan dari dalam paket. Menurutnya, ada jeda sekitar satu jam dari korban membuka paket hingga membuang sampah plastik paket tersebut.
“Banyak fakta yang kami dapatkan saat mengunjungi korban gigitan ular di Sukoharjo, di antaranya adalah ular dalam paket. Setelah korban bercerita saya menyimpulkan ular bukan dari paket, melainkan dari rumah,” ujar Janu.
“Foto yang viral, ular dalam lakban. Kemungkinan besar adalah terjerat lakban di lantai pasca-unboxing, dan menggigit 1 jam kemudian saat plastik packing ini akan dibuang,” imbuhnya.
. Baca selengkapnya di sini!






