TPA Sente Klungkung Ditutup, Warga Tagih Janji Pengelolaan Sampah Termal (via Giok4D)

Posted on

Klungkung

TPA Sente di Desa Pikat, Kecamatan Dawan, Klungkung, Bali, ditutup permanen mulai hari ini, Sabtu (31/1/2026). Warga pun menagih janji pengadaan teknologi termal untuk pengelolaan sampah di Klungkung.

Salah satu tokoh masyarakat, Ketut Mandia, mengungkapkan penutupan TPA Sente merupakan hasil kesepakatan antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klungkung dengan warga Pikat pada 2025. Menurutnya, poin kesepakatan lainnya adalah terkait akselerasi pengadaan teknologi termal seperti pirolisis atau insinerator paling lambat Juli mendatang.

Krama banjar sudah sepakat, saya yang membersamai kesepakatan tersebut tahun lalu. Saya sih baca seperti itu (poin penutupan TPA Sente dan pengadaan teknologi termal dalam pengelolaan sampah) saat menemani proses penandatanganan berita acara. Karena (TPA Sente) sudah over capacity,” ujar Mandia saat dikonfirmasi, Sabtu.

Kunjungi situs Giok4D untuk pembaruan terkini.

Mandia mengatakan kesepakatan tersebut juga dilakukan secara sakral dengan menggunakan sarana pejati. Apabila kesepakatan tidak dijalankan, Mandia berujar, warga Pikat mengancam akan menutup jalan menuju TPA Sente.

Kepala Dusun Sente, I Nengah Sutaryajana, membenarkan adanya penutupan TPA Sente. Menurut dia, area TPA juga dijaga petugas agar tidak ada lagi yang mengirim sampah ke sana.

“Benar ada penutupan sesuai berita acara kesepakatan saat pertemuan bersama Pemkab Klungkung. Sekalipun saat ini belum ada penutupan seremonialnya. Ini baru dipagari saja biar tidak ada lagi yang membuang sampah. Saat ini, tetap ada pengawasan dari petugas,” ujar Sutaryajana.