Jakarta –
Fabio Quartararo dilaporkan tidak memperpanjang kontrak dengan Yamaha dan memilih untuk berlabuh ke tim Honda mulai MotoGP 2027. Juara MotoGP 2021 itu telah mengikat kesepakatan kontrak dua tahun (2027-2028) bersama pabrikan sayap mengepak.
Dilansir dari, keputusan Quartararo tentunya ini menjadi kabar menggemparkan. Sebab, El Diablo selama ini dikenal sangat identik dan loyal dengan Yamaha sejak menjalani debut di balap kelas premier pada 2019.
Keputusan Pebalap asal Prancis itu menyeberang ke tim rival rasanya menjadi hal yang wajar. Sebab, Quartararo adalah pebalap bertalenta yang haus gelar. Jika dia terus bertahan di Yamaha, peluang juara dia sangat kecil karena Yamaha YZR-M1 saat ini jadi motor paling lambat di lintasan. Bahkan, Yamaha terakhir kali naik podium pada 2022.
Yamaha memang telah berupaya keras mengembangkan motor dengan merekrut insinyur-insinyur Eropa, bahkan merombak M1 dengan beralih ke konfigurasi mesin V4. Namun, hal itu tampaknya belum membuat Quartararo puas.
Di sisi lain, proyek Honda RC213V yang sekarang dipimpin oleh mantan direktur teknik Aprilia, Romano Albesiano, telah membuat kemajuan lebih besar baru-baru ini dibanding Yamaha.
Kemenangan tahun lalu ditambah tiga podium di lintasan kering (satu untuk Zarco, kemudian dua untuk Joan Mir) membantu Honda naik peringkat konsesi, dari D ke C, buat 2026.
Quartararo kemungkinan akan mengisi tiga dari empat rider mereka untuk menyambut era baru, dengan Johann Zarco dan rookie, Diogo Moreira, dipastikan terus membalap buat tim satelit LCR Honda. Quartararo akan mengganti salah satu tempat yang ditinggalkan Joan Mir atau Luca Marini.
Selain itu, kesepakatan Quartararo dengan Honda juga akan menipiskan peluang Jorge Martin dan Pedro Acosta untuk bergabung dengan Honda. Namun, kabarnya, Martin sedang diincar Yamaha buat menempati kursi yang ditinggalkan Quartararo.
. Baca selengkapnya di sini!






