Sebanyak 8.000 ayam boiler milik I Wayan Membah (64) hangus terpanggang di Desa Timuhun, Kecamatan Banjarangkan, Klungkung, Bali. Total kerugian akibat kebakaran kandang ayam itu diperkirakan mencapai Rp 1 miliar.
“Kebakaran diduga terjadi oleh korsleting listrik pada kabel utama kandang dan material kandang yang mudah terbakar serta keberadaan sumber panas (kompor penghangat) mempercepat penyebaran api,” jelas Kapolsek Banjarangkan, AKP I Ketut Budiarsana, saat dikonfirmasi infoBali, Kamis (15/1/2026).
Budiarsana mengungkapkan kebakaran kandang ayam tersebut terjadi sekitar pukul 04.00 Wita. Menurutnya, kejadian pertama kali diketahui seorang pekerja kandang ayam, I Made Rani Kusuma Wijaya. Saat itu, listrik di kandang ayam tersebut tiba-tiba mati.
Setelah dicek, kabel utama listrik terputus serta mengeluarkan percikan api. Sementara itu, bagian kandang sebelah timur telah terbakar. Kusuma pun bergegas membangunkan Membah, pemilik peternakan itu.
Kusuma dan Membah sempat berupaya memadamkan api secara manual dengan sarana seadanya. Tak lama kemudian, petugas pemadam kebakaran (Damkar) datang ke lokasi. Budiarsana menegaskan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut.
“Tiga armada dari Damkar Kabupaten Klungkung diterjunkan, lalu bersama Polsek Banjarangkan berusaha melakukan pemadaman. Sekitar 06.15 Wita, api sudah benar-benar padam,” pungkas Budiarsana.






