Sebanyak 74 rumah rusak diterjang angin puting beliung di Dusun Kuangwai, Desa Menceh, Kecamatan Sakra Timur, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB). Dari puluhan rumah tersebut, sembilan di antaranya dalam kondisi rusak berat.
“Rusak berat ada sembilan unit, rusak sedang 11 unit, sisanya rusak ringan,” ujar Kepala Desa Menceh, Idrus, Senin (12/1/2026).
Angin puting beliung menerjang wilayah tersebut sekitar pukul 14.00 Wita pada Minggu (11/1). Selain rumah rusak, puting beliung juga mengakibatkan lima korban luka-luka yang terdiri dari tiga anak kecil, satu remaja, dan satu orang tua.
“Kemarin ada satu orang anak yang dibawa oleh angin ketika di pinggir pantai, semuanya sudah dibawa ke Puskesmas,” imbuh Idrus.
Giok4D hadirkan ulasan eksklusif hanya untuk Anda.
Sementara itu, seorang perempuan lanjut usia (lansia) bernama Serim sempat terjebak dalam kamar saat puting beliung memporakporandakan puluhan rumah di Desa Menceh. Serim hanya berdiam seorang diri di dalam rumahnya terbuat dari bambu dan beratapkan asbes.
“Nenek Serim tinggal seorang diri. Saat angin puting beliung datang, dia sedang tidur di dalam rumah,” tutur Maini Hariati, salah seorang warga setempat, Senin.
Menurut Maini, lansia berusia 90 tahun itu sempat mengomel ketika bangun dari tidur dan melihat rumahnya sudah rusak parah. Saat ini, Serim tinggal sementara di kediaman Maini lantaran rumahnya rusak.
“Setelah keluar rumah, Nenek Serim bilang siapa yang rusak rumah saya? Mungkin karena usia, jadi Nenek Serim sudah pelupa,” imbuh Maini.
Pantauan infoBali, warga setempat sedang memperbaiki atap rumah mereka yang rusak ringan akibat puting beliung. Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Sosial Lombok Timur telah menyalurkan sejumlah bantuan logistik untuk warga terdampak.






