Buleleng –
Sebanyak 1.930 warga di Desa Tirtasari, Kecamatan Banjar, Buleleng, Bali, mengalami kekurangan akses air bersih. Ribuan warga tersebut berasal dari dua dusun, yakni Dusun Dangin Margi dan Dusun Dauh Margi.
Kondisi ini terjadi akibat terganggunya sumber air warga setelah banjir bandang melanda wilayah Banjar, Buleleng, pada Jumat (6/3). Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Buleleng telah menyalurkan bantuan air bersih untuk membantu kebutuhan warga di Desa Tirtasari.
“Menindaklanjuti permintaan tambahan air bersih dari Perbekel Desa Tirtasari, kami telah menyalurkan bantuan air bersih sebanyak 5.000 liter untuk membantu masyarakat yang masih mengalami keterbatasan ketersediaan air bersih,” kata Kepala BPBD Bulalang Gede Suyasa, Senin (9/3/2026)
Suyasa membeberkaan jumlah warga yang terdampak di Dusun Dangin Margi tercatat sebanyak 857 jiwa. Sementara di Dusun Dauh Margi terdapat 359 kepala keluarga dengan total 1.073 jiwa.
BPBD Buleleng, dia berujar, akan terus memantau kondisi di lapangan. Suyasa menegaskan BPBD Buleleng siap menyalurkan bantuan tambahan apabila kebutuhan air bersih masyarakat masih belum terpenuhi.
Diberitakan sebelumnya, banjir bandang yang menerjang Desa Banjar mengakibatkan empat warga terseret arus pada Jumat (6/3). Tiga orang telah ditemukan dalam kondisi tewas dan satu orang lainnya masih hilang.
Adapun, tiga korban tewas terdiri dari Ketut Adi Suarjana (55), Komang Suci (44) bersama anaknya Kadek Wahyu (12). Sedangkan, satu korban yang belum ditemukan yakni, Putu Wini (17) yang juga anak dari Komang Suci.
